I am very surprised this morning ..
After woke up and did some activities, I opened my notebook for browsing the Internet. I opened my twitter, and then read some of TL from my friends, there are stories saying that Merapi ash reach areas further. And ash rain caused a few accidents.
Link : http://www.detiknews.com/read/2010/11/05/050918/1486429/10/hujan-abu-di-yogyakarta-sebabkan-banyak-kecelakaan?nd992203605
My friend in Twitter also said if the sound of loud explosion was also heard in the city of Jogjakarta. And many victims with burns on the body ..
Here below is a link that describes the eruption of Mount Merapi was very large (yesterday), even smoke height estimated reaches 4 km.
http://regional.kompas.com/read/2010/11/04/15553824/FOTO:.Inilah.Letusan.Merapi.Terbesar
http://regional.kompas.com/read/2010/11/04/07120563/BERITA.FOTO.Letusan.Merapi.Kamis.Pagi.
You can find Merapi's Explotion photos here : http://images.kompas.com/photos/album/47933#photos/album/47933/2
Hopefully Mount Merapi reduce their activities so as not to appear the victims again. For the affected population around, hopefully get a decent relief ..
Amien..
Giving More
Friday, November 5, 2010
Sunday, October 10, 2010
Meminta untuk menolong...
Sepintas judul tersebut cukup aneh didengar..Karena yang sering didengar dalam kehidupan sehari-hari adalah kata2 "Minta tolong..."
Sebagai makhluk sosial, adalah sangat wajar bagi manusia untuk saling menolong satu sama lainnya. Karena adanya keterbatasan dalam diri masing2 orang. Hanya saja dalam kenyataan sehari2, sepertinya ada ketidak seimbangan dalam hal tolong-menolong ini.
Kalau mau jujur, dalam prakteknya mungkin kita lebih banyak untuk "meminta tolong" daripada memberi pertolongan..Bahkan ada diantara kita (bahkan penulis sendiri pernah mengalami nya), dalam kegiatan sehari2 punya keinginan untuk sering ditolong orang sekitar..
Sebenarnya budaya untuk "Minta tolong..." ini bukannya tidak bagus pada konteks kehidupan sosial yg ada..Tapi lebih baik lagi kalau kita bisa "Memberi pertolongan" kepada orang lain lebih banyak dari "Minta tolong" itu sendiri..
Kalau semakin banyak orang yg memberikan pertolongan kepada sesama nya..Maka bisa jadi akan muncul budaya saling membantu, yg kedepannya dapat muncul kebiasaan untuk saling berbuat lebih ke lingkungannya meskipun tanpa ada yg meminta. Dari kondisi ini bisa jadi akan ada tindakan2 nyata yg berdampak pada kemajuan lingkungan sekitar..
Semoga kita bisa berlatih untuk lebih banyak menolong/berbuat baik kepada orang lain di sekitar kita..Bahkan mungkin tanpa diminta, kita bisa menawarkan bantuan sejauh yg kita mampu..Bisa berupa benda fisik (makanan, baju, uang, motor, dll), ataupun berupa jasa (membantu pekerjaan rekan, memberikan pelatihan, dll)..
Sebagai makhluk sosial, adalah sangat wajar bagi manusia untuk saling menolong satu sama lainnya. Karena adanya keterbatasan dalam diri masing2 orang. Hanya saja dalam kenyataan sehari2, sepertinya ada ketidak seimbangan dalam hal tolong-menolong ini.
Kalau mau jujur, dalam prakteknya mungkin kita lebih banyak untuk "meminta tolong" daripada memberi pertolongan..Bahkan ada diantara kita (bahkan penulis sendiri pernah mengalami nya), dalam kegiatan sehari2 punya keinginan untuk sering ditolong orang sekitar..
Sebenarnya budaya untuk "Minta tolong..." ini bukannya tidak bagus pada konteks kehidupan sosial yg ada..Tapi lebih baik lagi kalau kita bisa "Memberi pertolongan" kepada orang lain lebih banyak dari "Minta tolong" itu sendiri..
Kalau semakin banyak orang yg memberikan pertolongan kepada sesama nya..Maka bisa jadi akan muncul budaya saling membantu, yg kedepannya dapat muncul kebiasaan untuk saling berbuat lebih ke lingkungannya meskipun tanpa ada yg meminta. Dari kondisi ini bisa jadi akan ada tindakan2 nyata yg berdampak pada kemajuan lingkungan sekitar..
Semoga kita bisa berlatih untuk lebih banyak menolong/berbuat baik kepada orang lain di sekitar kita..Bahkan mungkin tanpa diminta, kita bisa menawarkan bantuan sejauh yg kita mampu..Bisa berupa benda fisik (makanan, baju, uang, motor, dll), ataupun berupa jasa (membantu pekerjaan rekan, memberikan pelatihan, dll)..
Thursday, September 30, 2010
Lets make a deal..
Dalam suatu project, bisa jadi terdapat banyak elemen yang terlibat, mulai dari atasan, bawahan, sampai department/division/bisnis unit/bahkan corporate lain..Dari banyaknya elemen yang terlibat, bisa dilihat juga jika akan ada banyak kepentingan yang muncul..sehingga bisa jadi (tetapi belum tentu pasti) akan ada tarik-menarik dalam pengambilan keputusan..
Tetapi itu semua adalah WAJAR...Ya, WAJAR..
Mengapa WAJAR, seperti yg diketahui, Project biasanya dibuat untuk melakukan sesuatu yg baru sebagai improvement dari kondisi yg ada.. Dengan demikian akan ada hal2 baru yang akan dilakukan oleh setiap elemen agar Project itu bisa berjalan lancar..
Nah terkadang untuk melakukan hal2 baru ini, anggota project mempunyai cara pandangnya masing2.. Menurut si A, agar sampai tujuan caranya harus "belok kiri, terus belok kanan', sedangkan menurut si B caranya adalah "belok kanan, terus belok kiri'..Sebenarnya ujung2nya ya bertemu di titik depan (tujuan) yang sama, hanya terkadang perbedaan ini bisa muncul karena adanya perbedaan ekspektasi, knowledge, environment, experience, dll..
Karena itu untuk hal2 seperti ini jalan yang terbaik adalah Lets make a deal..Sebisa mungkin untuk tidak memaksakan kehendak, karena kalau begitu ya tidak akan bisa berjalan bersama-sama..
Jika ada perbedaan cara pandang/keinginan, lebih baik untuk dibicarakan lebih detail..Si A concern-nya bagaimana, si B bagaimana, si C, dll..Dari perbedaan itu dibuat gambaran besarnya, lalu di-break down kecil2..Hasil break down yg potensi problem itu kemudian dibicarakan dengan elemen yg terkait..Dicari SOLUSI YANG BAIK bagi semua elemen agar tujuannya tercapai..Sebisa mungkin tidak ada yg merasa siapa lebih penting dari siapa, atau siapa yang menang dan kalah..tapi bagaimana caranya setiap elemen bisa membuat project ini jalan dengan benar..
Just remember, setiap elemen itu juga harus bertujuan mensukseskan project tersebut..
Jika Project itu berjalan lancar, itu adalah kemenangan untuk setiap elemen yg terlibat..Tidak ada yg kalah..
Tetapi itu semua adalah WAJAR...Ya, WAJAR..
Mengapa WAJAR, seperti yg diketahui, Project biasanya dibuat untuk melakukan sesuatu yg baru sebagai improvement dari kondisi yg ada.. Dengan demikian akan ada hal2 baru yang akan dilakukan oleh setiap elemen agar Project itu bisa berjalan lancar..
Nah terkadang untuk melakukan hal2 baru ini, anggota project mempunyai cara pandangnya masing2.. Menurut si A, agar sampai tujuan caranya harus "belok kiri, terus belok kanan', sedangkan menurut si B caranya adalah "belok kanan, terus belok kiri'..Sebenarnya ujung2nya ya bertemu di titik depan (tujuan) yang sama, hanya terkadang perbedaan ini bisa muncul karena adanya perbedaan ekspektasi, knowledge, environment, experience, dll..
Karena itu untuk hal2 seperti ini jalan yang terbaik adalah Lets make a deal..Sebisa mungkin untuk tidak memaksakan kehendak, karena kalau begitu ya tidak akan bisa berjalan bersama-sama..
Jika ada perbedaan cara pandang/keinginan, lebih baik untuk dibicarakan lebih detail..Si A concern-nya bagaimana, si B bagaimana, si C, dll..Dari perbedaan itu dibuat gambaran besarnya, lalu di-break down kecil2..Hasil break down yg potensi problem itu kemudian dibicarakan dengan elemen yg terkait..Dicari SOLUSI YANG BAIK bagi semua elemen agar tujuannya tercapai..Sebisa mungkin tidak ada yg merasa siapa lebih penting dari siapa, atau siapa yang menang dan kalah..tapi bagaimana caranya setiap elemen bisa membuat project ini jalan dengan benar..
Just remember, setiap elemen itu juga harus bertujuan mensukseskan project tersebut..
Jika Project itu berjalan lancar, itu adalah kemenangan untuk setiap elemen yg terlibat..Tidak ada yg kalah..
Monday, November 16, 2009
Pay It Forward...
Hari Minggu yg lalu saya baru saja menonton film itu (sebenarnya film ini sudah lama diputar di bioskop) :-)
Ternyata bagus juga isinya..
Ide nya sebenarnya cukup simple, berawal dari tugas seorang guru kepada murid nya yg masih duduk di SMP.
Guru tersebut meminta masing2 muridnya untuk berpikir tentang hal apa yg bisa kamu berikan kepada dunia..Dan pastinya harus merealisasikan ide tersebut..
Salah seorang muridnya berpikir mengenai untuk menolong orang lain..Tapi ia tidak menerima imbalan, melainkan meminta agar orang yg telah diberi tadi dapat melakukan hal yg sama ke orang lain..
Kalau di internet sering didengar istilah "pohon berantai", maka bisa juga hal itu disebut "tolong menolong berantai"..
Berikut adalah sekilas penjelasan si murid di depan kelas :
- Katakanlah kita hanya memberikan bantuan ke 3 orang sekitar (bisa dimulai dari hal yg simple, si murid melakukannya dengan memberikan makanan ke orang lain)
- Jika 3 orang tadi dapat melakukan hal yg sama ke 3 orang berikutnya, maka akan ada 9 orang yg merasakan kebaikan/pertolongan dari sesama nya
Dari konsep itu saya sempat mencoba iseng2 menghitung. Jika "aktivitas" yg sederhana itu dapat berjalan selama 10 "rantai" saja, maka lebih dari 4 juta orang akan merasakan pertolongan dari sesama nya..Kalau ini sampai 19 "rantai", bisa jadi lebih dari 350 juta orang (lebih besar dari jumlah penduduk Indonesia, CMIIW) akan mendapat manfaatnya..Dari ide yg simple, tapi efeknya bisa dirasakan oleh banyak orang..
Semoga hal ini bisa dimulai dari diri kita masing2 kepada lingkungan sekitar..
Pembarian untuk lingkungan yg lebih baik..
Hari Minggu yg lalu saya baru saja menonton film itu (sebenarnya film ini sudah lama diputar di bioskop) :-)
Ternyata bagus juga isinya..
Ide nya sebenarnya cukup simple, berawal dari tugas seorang guru kepada murid nya yg masih duduk di SMP.
Guru tersebut meminta masing2 muridnya untuk berpikir tentang hal apa yg bisa kamu berikan kepada dunia..Dan pastinya harus merealisasikan ide tersebut..
Salah seorang muridnya berpikir mengenai untuk menolong orang lain..Tapi ia tidak menerima imbalan, melainkan meminta agar orang yg telah diberi tadi dapat melakukan hal yg sama ke orang lain..
Kalau di internet sering didengar istilah "pohon berantai", maka bisa juga hal itu disebut "tolong menolong berantai"..
Berikut adalah sekilas penjelasan si murid di depan kelas :
- Katakanlah kita hanya memberikan bantuan ke 3 orang sekitar (bisa dimulai dari hal yg simple, si murid melakukannya dengan memberikan makanan ke orang lain)
- Jika 3 orang tadi dapat melakukan hal yg sama ke 3 orang berikutnya, maka akan ada 9 orang yg merasakan kebaikan/pertolongan dari sesama nya
Dari konsep itu saya sempat mencoba iseng2 menghitung. Jika "aktivitas" yg sederhana itu dapat berjalan selama 10 "rantai" saja, maka lebih dari 4 juta orang akan merasakan pertolongan dari sesama nya..Kalau ini sampai 19 "rantai", bisa jadi lebih dari 350 juta orang (lebih besar dari jumlah penduduk Indonesia, CMIIW) akan mendapat manfaatnya..Dari ide yg simple, tapi efeknya bisa dirasakan oleh banyak orang..
Semoga hal ini bisa dimulai dari diri kita masing2 kepada lingkungan sekitar..
Pembarian untuk lingkungan yg lebih baik..
Sunday, August 2, 2009
Posting pertama
Hmmm..
Ini adalah postingan pertama yg ditulis..
Judul blog ini dipilih karena ingin mencoba memberikan lebih banyak hal lagi kepada sesama (tentunya dengan segala keterbatasan yg ada sebagai manusia biasa)..
Semoga kedepannya dapat memberikan tulisan2 yg bermanfaat bagi kita semua..
Terima kasih... =)
Ini adalah postingan pertama yg ditulis..
Judul blog ini dipilih karena ingin mencoba memberikan lebih banyak hal lagi kepada sesama (tentunya dengan segala keterbatasan yg ada sebagai manusia biasa)..
Semoga kedepannya dapat memberikan tulisan2 yg bermanfaat bagi kita semua..
Terima kasih... =)
Subscribe to:
Posts (Atom)